Belajar mencintai diri sendiri bersama RBSB

Learning to love yourself is the greatest love of all..” -Whitney Houston-

Di hadapan saya duduk seorang ibu dari 4 orang anak. Dengan mata berbinar ia menjawab pertanyaan sederhana, “Bagaimana selera makan anak-anak di rumah?” Dengan lancar ia menyebutkan makanan kesukaan masing-masing termasuk suaminya.
“Kalau suami sukanya sambal terasi. Dibikinkan sambal bawang nggak mau. Pasti nanti ditambah kecap. Sedangkan anak pertamaku nggak suka kalau sambal bawangnya dikasih kecap. Jadi biasanya aku bikin 2 macam sambal,” katanya sambil tertawa kecil.
Semuanya ia ceritakan, kecuali apa makanan kesukaannya, yang tampaknya sudah lama ia lupakan.

***

Continue reading “Belajar mencintai diri sendiri bersama RBSB”

Eat right

Sudah beberapa lama saya mengikuti sebuah akun di media sosial. Akun itu milik seorang dokter yang gencar mengampanyekan makan sehat yang dikembalikan pada memakan produk Allah. Mungkin istilah populernya eat raw food kali ya.

Saya sendiri menyadari perlunya untuk kembali ke gaya hidup sehat tersebut. Saya merasakan sendiri betapa tubuh ini dalam kondisi tidak sehat karena banyaknya makanan yang “ngasal” masuk. Yang penting enak. Yang penting kenyang. Nggak mikir kandungan gizinya. Nggak mikir pemrosesan makanannya. Ujung-ujungnya jadi penyakit.

Continue reading “Eat right”

Mengurus BPJS

Zaman sekarang ribet ya, BPJS aja sudah jadi syarat untuk macem2. Bahkan adik pas masuk kuliah aja disuruh menyertakan nomor kepesertaan BPJS segala. Terlepas dari itu, teman saya cerita dia lahiran normal pakai BPJS di RS gratis. Lebih enak lagi kalau si bayi juga sudah terdaftar BPJS, bakal gratis total. Dari situ saya berpikir mungkin lebih baik ikuti saja si program pemerintah ini.

Continue reading “Mengurus BPJS”