Miscarriage – part 2

Hari ketiga.

Setelah melewati 2 hari dengan kebingungan, linglung, depresi, sedih tak menentu, dan sesekali ingin menangis, hari ini saya seperti mendapat dorongan untuk bangkit.

Hal yang pertama kali terpikir adalah mencari tahu apa yang terjadi pada diri ini dan menemukan solusi agar tidak gini-gini aja. Saya cari artikel terpercaya lalu merangkumnya dalam sebuah halaman buku.

Setelah menemukan permasalahannya, halaman kedua saya gunakan untuk membuat rencana penyelesaian masalah.

Saya tetapkan tujuan akhir, yaitu bangkit dari depresi dan menata kembali hidup. Rencana di-break down menjadi langkah-langkah kecil spesifik dan terukur agar mudah untuk dijalani.

Alhamdulillah setelah belajar dan membuat rancangan tadi, saya merasa lebih baik. Bahkan ketika membaca ulang tulisan tentang detail kejadian 2 hari sebelumnya, saya sudah tidak sesedih biasanya.

Terkait gejala fisik, perdarahan masih ada sampai hari ini walaupun banyaknya seperti menstruasi hari akhir. Saya memutuskan minum metvell lagi hari ini dan merasakan mulas luar biasa. Efek samping dari obat tersebut mirip dengan keluhan yang biasa saya rasakan saat hamil (mual, pegal di punggung bawah, sering kencing). Terus terang saya terganggu karena saya jadi merasa “masih” hamil padahal saya sedang berusaha menyadarkan diri kalau janin sudah tidak ada di rahim saya lagi.

Oh ya, dan hari ini saya mulai ada semangat untuk memasak dan berolahraga lagi. Ternyata setelah olahraga jadi agak terasa kurang nyaman di perut bawah. Mungkin intensitas masih perlu disesuaikan sebelum benar-benar kembali ke semula.

Bismillah. Semoga besok bisa lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *