[bunsay] melatih kemandirian hari 1

Saat zona 1 bulan lalu rupanya saya banyak menggunakan komunikasi produktif untuk melatih kemandirian anak. Kini ketika materi memang fokus ke melatih kemandirian, saya sempat bingung memilih topik.

Sempat saya merenung kira-kira apa yang bisa saya latih untuk anak. Lalu saya tersadar akan satu hal yang kerap membuat saya gemas: mainan berantakan.

Tiap pagi saya pasti ada agenda beresin mainan. Kadang malam hari kalau anak tidur cepat. Iya sih, itu peluang pahala. Tapi ada kalanya peluang pahalanya dibagi atau diganti jadi amal jariyah dengan bentuk melatih kemandirian kan?

Dalam melatih kemandirian, kita tentunya harus menyesuaikan dengan usia anak. Berhubung anak saya sudah 3 tahun, saya rasa tugas membereskan mainan sendiri bukan hal yang sulit untuknya.

Saya juga tidak mungkin mengharapkan hasil yang langsung “besar”. Karena itu selama 15 hari ke depan saya siapkan target harian.

Target utama: mampu membereskan mainan sendiri seluruhnya di waktu yang sama (sebelum tidur)

Target hari pertama: membiasakan membereskan mainan di waktu yang sama (sebelum tidur)

Untuk mengantisipasi lupa laporan karena ketiduran, proses melatih dilakukan malam sebelumnya dan didokumentasikan hari esoknya.

Sebelum mulai, saya jelaskan mulai hari ini kita biasakan untuk merapikan mainan sebelum tidur. Saya tegaskan kalau saya juga ikut membantu membereskan.

Ia awalnya agak malas. Banyak alasan yang dikemukakan. Saya bereskan sebagian besar mainan, lalu disisakan sekitar 5% untuk dia yang membereskan. Akhirnya mau, walaupun negonya lumayan alot.

Target besok masih sama: membereskan di jam yang sama.

Saya merasa senang karena bisa tidur dengan mainan sudah rapi. Sedangkan anak masih kurang bersemangat.

#harike1
#tantangan15hari
#zona2kemandirian
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *