[bunsay] mengeluarkan motor

Saat pergi ke rumah Abah, sepeda motor disimpan di dalam rumah. Biar aman, kata suami. Dua hari setelah kami tiba lagi di rumah, motor tak juga dikeluarkan lagi oleh suami. Maunya sih saya saja yang keluarin, eh tapi motor vixion itu berat banget ya. Jadi target komunikasi produktif hari ini adalah suami.

Dalam menyampaikan sesuatu, harus dipastikan lawan bicara siap menerima obrolan. Cek dulu, oh aman suami lagi santai dan gak lagi mikir kerjaan.

“Pa, tolong motornya dikeluarkan,” ujar saya dengan intonasi yang ramah. Prinsip ngobrol sama suami adalah gak kode-kodean. Mintanya apa langsung disampaikan.

“Oh iya. Oke ntar ya habis ngerjain sesuatu,” katanya.

Dia kembali ke laptop melanjutkan pekerjaaannya. Setelah beberapa lama, ia bilang urusannya selesai dan masih menunggu jawaban dari teman kerja. Sekarang dia bingung mau ngapain. Tentu saja saya ingatkan lagi soal motor. Ia tertawa dan bilang, “Oke bentar.”

Beberapa kali saya coba ingatkan. Bukannya dikerjakan, ia malah makin tidak mau mengerjakannya.

Evaluasi hari ini:

Walaupun cara menyampaikan sudah tepat, tapi kalau diingatkan berkali-kali bikin kesel juga. Cukup ingatkan satu kali saja, setelah itu cari cara lain.

⭐⭐

#harike7
#tantangan15hari
#zona1komprod
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *