[bunsay] menumpahkan minuman

Kadang saat anak berbuat salah, hasrat untuk marah-marah membuncah ya. Padahal bisa jadi kesalahannya tidak sengaja, tapi marahnya lebay. Karena itulah kita perlu belajar mengolah emosi dan menegur dengan efektif.

Merujuk dari buku Enlightening Parenting karya Cikgu Okina Fitriani, poin dari menegur efektif adalah fokus pada perilakunya, bukan orangnya. Katakan dengan tepat kesalahan perilakunya, motivasi bahwa ia mampu bersikap lebih baik dari itu, dan tetap sayangi orangnya.

Sudah tahu teorinya. Lalu apa praktiknya lancar?

Tentu tidak, saudara-saudara. 😁

Contoh siang ini anak saya memundurkan mobil-mobilannya dan tanpa sengaja menyenggol gelas sehingga isinya tumpah menggenang di lantai. Ia panik, “Lho…tumpah cokelatnya. Nanti bikin lagi ya.” Dia agak kecewa karena baru minum sedikit.

Ingin rasanya bilang, “Kok gak hati-hati? Kok gak dilihat ada gelas di situ?” Ya tapi kan kejadiannya sudah selesai ya. Kalau gitu mari fokus pada solusi.

Inhale… Exhale…

“Nak, karena gak melihat ada gelas, minumannya jadi tumpah. Setelah ini sebaiknya bagaimana?”

“Bikin lagi.”

“Hmm…iya boleh. Tapi yang tumpah diapakan?”

“Dilap pakai tisu?”

“Bisa pakai tisu. Tapi itu banyak sekali. Bagaimana kalau pakai kain?”

Saya menunjuk tempat kain-kain bekas di belakang. Ia segera menuju ke sana, mengambil sehelai kain, lalu mengelap tumpahannya.

“Kalau sudah tolong kainnya dikembalikan lagi ke tempatnya,” ujar saya dengan nada netral.

Ia kembalikan kainnya. Semua selesai tanpa drama.

Evaluasi hari ini:

Beberapa poin menegur efektif belum tersampaikan. Tapi yang terpenting adalah fokus pada solusi.

⭐⭐⭐⭐

#harike5
#tantangan15hari
#zona1komprod
#pantaibentangpetualang
#institutibuprofesional
#petualangbahagia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *