[Ulasan Buku] Pernah Tenggelam

Judul buku: Pernah Tenggelam
Pengarang: Fuadh Naim
Penerbit: Alfatih Press
Jumlah halaman: 225 halaman
Harga: <100k

“Sikap individualis, jarang bergaul, dan tidak aktif dalam kegiatan dakwah/mengurusi ummat adalah situasi yang sangat rentan terkena Hallyu.”

Saya paham betul seperti apa karakter fangirl/fanboy karena saya pernah menjadi salah satunya. Tapi melihat Fuadh Naim, saya benar-benar geleng-geleng kepala. I think no one could be as fanboy as him! Dia sampai hafal lagu kebangsaan Korea bok! 😂

Tapi justru hal itu yang membuat penulis tahu bagaimana cara yang tepat merangkul para fangirl/fanboy. Saya bilang tepat karena memang ngena banget apa yang penulis sampaikan di buku ini. Dan hebatnya lagi, penulis menyampaikannya dalam bahasa yang sopan dan santun. Persis seperti sedang menasihati diri sendiri.

Penulis tidak serta merta memposisikan diri sebagai anti terhadap Korea. Justru penulis menyampaikan banyak hal tentang Korea tanpa menyudutkan. Saya suka bagaimana penulis memulai buku ini dengan sejarah Hallyu yang memang menurut saya keren banget. Saya pun jadi banyak belajar dari sejarah tersebut.

Baru perlahan-lahan penulis menjelaskan kondisinya. Se-fanboy apa dia. Agar para fangirl/fanboy bisa relate sama kondisinya. Di bagian ini saya beberapa kali ketawa–ya ngetawain penulis, juga ngetawain diri sendiri di masa lampau. I think every fangirl/fanboy can relate to him too.

Baru setelah itu penulis menyampaikan kegelisahannya. Mengajak sesamanya merenungi hal-hal yang bikin gelisah tadi. Yang bikin saya ikut mikir, “Oh iya, bener juga. Kok dulu nggak gitu nyadar ya?”

Lalu di akhir, setelah mengguncang dan membuat galau, penulis menawarkan solusi. Mungkin bagian ini akan berbeda pengaplikasiannya untuk beberapa orang. Namun bisa dicontoh.

Kelebihan lainnya adalah visual yang bagus. Konsep halamannya oke, nggak padat tulisan, ada ilustrasinya juga. Mengingatkan saya pada Rectoverso yang keren itu.

Hanya saja sayangnya ukuran font terlalu kecil. Ya tapi memang sasarannya lebih banyak fangirl/fanboy yang umumnya berusia muda sih. Insya Allah masih kebaca lah, asal matanya nggak keburu rusak duluan karena kebanyakan nonton drama.

📚Nilai:
⭐⭐⭐⭐⭐

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *