[Ulasan Buku] Revive Your Heart

Judul buku: Revive Your Heart
Pengarang: Nouman Ali Khan
Penerbit: Mizania
Jumlah halaman: 162 halaman
Harga: <75k

“Dia sebut kedekatan-Nya dulu dan ganjaran kedua, seolah kedekatan dengan Allah adalah imbalan yang lebih besar daripada masuk surga.”

Buku ini sampai ke saya dari seorang sahabat yang tadinya cuma akan memberi saya hijab. Penulisnya seorang ustaz yang tersohor. Saya belum pernah datang langsung ke kajiannya, tapi saya pernah beberapa kali menonton kajiannya secara online. Bagi saya, cara Ust. Nouman menjelaskan keindahan pesan Allah di Al Qur’an melalui telaah bahasa sungguh memuaskan pikiran dan hati ini yang selalu mengharapkan penjelasan (reasoning) dari apapun.

Begitu pula di buku ini. Tiga belas bab di dalamnya sebagian besar merupakan jabaran dari ayat-ayat Allah yang digali maknanya secara mendalam.

Dimulai dari doa Nabi Musa a.s yang diabadikan dalam Al Qur’an surat Al Qashash: 28. Kurang lebih bermakna, “Apa pun yang sudah Engkau turunkan, aku sangat memerlukannya.” Mengingatkan kita lagi bahwa doa itu dipanjatkan kepada Tuhan yang menciptakan kita. Sebagai pencipta kita, Allah jelas yang paling tahu apa yang terbaik untuk kita. Karenanya, Nabi Musa a.s tidak meminta berlebihan. Beliau menekankan kalau apapun yang diberikan Allah kepadanya sudah jelas hal yang ia butuhkan. Dan keimanan lah yang dibutuhkan untuk meyakini hal tersebut.

Pada doa Nabi Zakaria a.s, kita juga diingatkan lagi tentang adab berdoa. Seringkali orang merasa sudah banyak berdoa namun tak kunjung dikabulkan. Allah mengingatkan kita melalui doa Nabi Zakaria a.s yang menyebutkan bahwa bahkan setelah sudah sangat tua dan lemah (menggambarkan lamanya berdoa), Nabi Zakaria a.s tidak pernah kecewa dalam berdoa pada Allah. Itu karena beliau menyadari bahwa nikmat yang Allah berikan, selain dari apa yang beliau minta, sudah sangat banyak. Allah bukan pelayan kita yang bisa kita perintah seenaknya. Allah itu Tuhan kita, maka Ia lebih tahu apakah doa kita perlu dijawab segera, nanti, atau dijawab dengan yang lain.

Itu hanya sebagian kecil dari yang dibahas di buku ini. Masih banyak lagi pembahasan yang terus membuat saya merenung, istighfar, dan rasanya ingin menangis karena diri ini begitu bodoh. Tapi di sisi lain juga bersyukur karena Allah masih sayang saya. Buku ini dihadirkan ke saya tentunya bukan kebetulan. Saya percaya Allah ingin saya berubah menjadi lebih baik lagi. Insya Allah.

📚Nilai:
⭐⭐⭐⭐⭐

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *