Berburu buku di Bandung

Dalam sepekan ini, ada 2 acara terkait buku yang saya kunjungi. Acara pertama adalah Out of The Boox yang diselenggarakan oleh Penerbit Mizan. Berlangsung dari tanggal 28 Maret – 8 April, acara ini memanjakan peminat buku dengan garage sale langsung di gudang penerbit. Tentunya harga yang diberikan sudah dengan diskon yang lumayan.

Ini pertama kalinya saya berkunjung ke gudang penerbit. Bertempat di daerah Bandung Timur, lokasinya ternyata cukup mudah dijangkau. Ruangan yang sangat luas itu dibagi menjadi beberapa baris yang tiap barisnya berisi tumpukan buku sesuai kategorinya.

Menurut saya, daya tarik OOTB ini adalah buku anak. Buanyak banget buku anak, apalagi yang boardbook, dijual di sana. Mau Halo Balita eceran ada. Mau boardbook, soundbook, atau pop up book ala buku-buku di BBW pun ada. Tinggal diniatkan nyari aja.

Hanya saja memang buku dewasanya agak segmented. Pilihan tidak terlalu banyak variasi. Enaknya di sini tidak terlalu ramai sehingga bisa lebih santai ngubek bukunya.

Sedangkan acara kedua adalah Pesta Buku Bandung yang diadakan di Gedung Landmark Braga dari tanggal 4-10 April. Ini juga kali pertama saya masuk ke Gedung Landmark (sekaligus baru tahu kalau tempat itu namanya Gedung Landmark).

Dari pintu masuk sudah disambut banyak penjual buka stand menjajakan makanan. Di dalam tampaknya cukup luas dengam banyak sekali stand penerbit maupun toko buku. Saking banyaknya, area di dalam jadi padat. Ditambah saya ke sana saat akhir pekan. Pengunjung tampak berjubel.

Yang saya suka di acara ini adalah kehadiran beberapa stand yang punya buku-buku khusus, seperti misalnya buku jadul yang sudah nggak ditemukan di toko buku lagi. Dan tentunya harga yang ditawarkan sungguh sangat murah. Banting harganya nggak main-main lho. Ada yang jualan buku seharga 3-5 ribuan saja! Suami yang tadinya cuma nganter malah ikutan borong banyak buku jadinya.

Selain itu ada beberapa stand yang menjual buku-buku yang biasa beredar di kalangan reseller daring. Harganya sama sih dengan yang biasa dipasarkan, tapi katanya bakal didiskon juga.

Sayangnya buku anak terbatas. Kebanyakan yang ditawarkan berupa picbook tipis. Hampir tidak ada yang jualan boardbook. Tapi nggak apa lah, mungkin memang pasarnya acara ini lebih untuk dewasa.

Saran saya kalau datang ke acara ini wajib siapkan stamina dan alas kaki yang nyaman. Uang tunai siapkan juga agak banyak, karena nggak semua penjual menerima debit. Kantung belanja kalau bisa bawa sendiri ya. Jangan lupa bawa minum, atau bisa juga beli di stand depan gedung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *