When Al Qur’an talks to you

Saya terkadang lupa kalau hidup saya ini sebenarnya penuh nikmat. Sesungguhnya ketika saya terbangun di pagi hari dalam keadaan sehat, aman, dan punya sesuatu untuk dimakan di hari itu, maka itu sudah lebih dari cukup. Tapi seringkali saya lupa menyukurinya.

Baca bismillah sebelum, tapi lupa alhamdulillah sesudah. Mungkin ini terlihat sepele, tapi justru bukti kalau saya kurang syukur. Padahal nikmat Allah yang diberikan setiap harinya sungguh melimpah.

Dan saat futur seperti ini, Allah masih sayang sama hambaNya. Tiba-tiba ada sahabat yang membagi ilmu agama. Saya jadi ingat Al Qur’an lagi.

Yang bikin makin nyesss, pas baca Al Qur’an, ketemunya ayat-ayat ini:

Ya Allah… Padahal baru saja merasa kalau sudah buruk banget gini pasti nggak diampuni, tapi kemudian ada ayat-ayat lanjutan ini.

Dan ditutup oleh ayat-ayat ini:

😭😭😭😭😭

It feels like Allah–through Al Qur’an–is talking to me. Perasaan saya sekarang campur aduk. Kaget, takut, sedih, tapi juga senang. Rahmat Allah sungguh indah ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *