Jelajah Cipanas

Cipanas adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Sebelah utaranya berbatasan langsung dengan Puncak, Kabupaten Bogor sehingga daerah ini menjadi alternatif wisata untuk mereka yang berkunjung ke Puncak.

Saat liburan beberapa pekan lalu, kami mendapat kesempatan untuk berkeliling Cipanas selama sehari sebelum lanjut ke Bogor. Agenda kami dipadatkan menjadi kunjungan ke 3 lokasi berikut:

1. Kebun Raya Cibodas

Lokasinya sejalur dengan arah ke Gunung Gede Pangrango. Dengan luas lebih dari 80 hektar, nggak ada ceritanya kebun ini padat oleh pengunjung.

Yang saya suka dari tempat ini adalah suasananya yang tenang, udaranya yang sejuk, dan seluruh area yang terawat dengan baik. Tidak ada sampah dibuang sembarangan. Rumput terpangkas rapi. Tanaman tampak segar dan tidak layu. Tanda kalau pengurusnya memang merawat taman ini dengan baik.

Salah satu daya tarik kebun ini adalah Pohon Sakura. Ada satu lokasi khusus yang dinamakan Taman Sakura tempat ditanamnya pohon-pohon sakura tersebut. Sayangnya saat kami ke sana sudah tidak ada bunganya lagi. Menurut informasi di internet, bunga sakura biasanya mekar pada bulan Januari-Februari dan September-Oktober.

Setelah mencoba cari informasi ke petugas dalam kebun, rupanya ada 4 pohon lain yang ditanam selain di Taman Sakura dan katanya sedang berbunga. Satu di dekat danau, 3 di dekat rumah kaca. Ketika kami datangi, memang benar pohonnya sedang berbunga. Tapi ukuran bunganya kecil dan jarang.

Oh ya, saya juga suka air terjun mini yang membelah jalanan. Airnya kemudian digunakan pengunjung untuk bermain. Selain itu di dalam kebun juga banyak tempat parkir sehingga tidak ada kendaraan yang asal parkir. Kantin dan mushola juga banyak tersedia.

2. Little Venice Kota Bunga

Sesuai namanya, tempat ini memang “little” atau kecil dan merupakan miniatur kota Venice, lengkap dengan sungai, danau buatan, dan gondola. Pengunjung diajak merasakan naik gondola dengan pemandangan bangunan ala Eropa di sepanjang sungai mini dan alunan suara musik khas Italia.

Selain naik gondola, ada juga jenis perahu lain. Seperti perahu naga yang bisa menyusuri sungai dan danau sekaligus. Lalu ada perahu bebek yang dikayuh sendiri.

Tak banyak aktivitas yang bisa dilakukan di dalam tempat ini. Apalagi saat weekday, banyak permainan yang tidak diaktifkan. Tapi enak sih, jadi nggak padat lokasinya dan bisa lebih menikmati suasananya.

Kantin tersedia di dalam lokasi dengan pilihan yang lumayan. Ada juga stand minuman dan cemilan. Permainan anak semacam odong-odong juga banyak tersedia.

3. Taman Bunga Nusantara

Tak jauh dari Little Venice ada Taman Bunga Nusantara. Ia merupakan kumpulan taman tematik di area seluas 35 hektar. Beberapa taman yang ada di sana antara lain:

– Taman Air: berupa danau mini dengan ragam tanaman air

– Taman Jepang: ditata sedemikian rupa sehingga menghadirkan ciri khas taman Jepang yang tenang dan damai

– Taman Prancis: taman dengan bentuk geometris dan pangkasan perdu pendek khas taman Prancis

– Taman Bali: berisi ragam tanaman tropis berbunga serta bangunan khas Bali

– Taman Mediterania: taman berpasir dengan kaktus dan tanaman khas Mediterania

Dan masih banyak lagi.

Yang saya suka adalah konsep taman bertema yang benar-benar diusahakan agar semirip mungkin dengan aslinya. Nggak mudah lho bikin taman ala Mediterania di daerah pegunungan. Juga menghadirkan suasana yang pas harus ditunjang dengan arsitektur pendukung. Ini yang saya salut dari taman ini.

Tempatnya yang luas lumayan buat olahraga keliling ke tiap tamannya. Pengunjung nggak perlu khawatir tersesat karena di loket akan diberi peta lokasi.

Di area belakang ada berbagai macam permainan. Tapi karena saya datangnya menjelang jam tutup jadi nggak sempat untuk mengecek area tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *