[Kajian] Hikmah Sunnah bagi Kesehatan

Hikmah Sunnah Bagi Kesehatan

Kajian oleh Ust. dr. Raehanul Bahraen, Sp.PK

Gaya hidup Rasulullah sudah sangat sehat dan patut diteladani. Semua itu patut kita yakini (aqidah) tanpa perlu dibuktikan dulu kebenarannya oleh sains.

TIDUR

1. Tidur malam

2. Tidur ba’da subuh

3. Tidur siang

4. Tidur ba’da ashar

Tidur Malam adalah tidur yang utama dan tidak bisa digantikan oleh tidur lain. Karena pada malam hari terjadi regenerasi sel, perbaikan tubuh, dll. Puncak perbaikan tubuh terjadi di awal malam, sekitar jam 10 – 12 malam.

Sunnah tidur malam dilakukan langsung setelah sholat Isya. Hikmahnya agar dimudahkan untuk bangun sholat malam. Untuk pasutri ada sunnah berbincang sebelum tidur ba’da Isya.

Boleh begadang, asal ada gunanya. Qiyamul lail: menghidupkan malam untuk hal yang bermanfaat.

Tidur malam orang dewasa normalnya 4-8 jam. Makin bertambah usia seseorang, metabolisme tubuh berkurang, maka jam tidur pun berkurang.

Tidur bukan masalah kuantitas saja, namun juga kualitas. Ketika tidur nyenyak, sebentar pun tidak masalah. Ulama zaman dulu tidurnya hanya 4 jam sehari, namun berkualitas. Kualitas tidur terkait dengan kebahagiaan dan ketentraman. Riwayat Nabi pernah menunjuk seorang sebagai ahli surga. Salah satu sahabat penasaran kenapa orang tersebut ahli surga lalu diikuti dan diamati kesehariannya. Ternyata walaupun amalannya biasa saja, tapi orang tersebut memiliki kebiasaan setiap malam sebelum tidur selalu periksa hatinya apakah menaruh hasad kepada orang lain. Orang itu selalu memastikan sebelum tidur tidak menyimpan hasad kepada siapa pun.

Kita bisa mendiagnosis dasar seseorang dari melihat pola tidurnya. Susah tidur dan susah bangun: cemas. Mudah tidur dan mudah bangun tengah malam: depresi.

Tidur Ba’da Subuh adalah makruh menurut pendapat beberapa ulama. Subuh adalah waktu diturunkan rezeki dan berkah sesuai doa Nabi Muhammad SAW.

Ibnul Qoyyim Al Zaujiah: setelah subuh langsung tidur akan terjadi pengendapan sisa-sisa metabolisme sehingga tubuh tidak akan siap akan kesehariannya. Sehabis subuh, tubuh akan pemanasan setelah tidur lama sebelum memulai aktivitas.

Boleh tidur setelah subuh asal ada hajat (misal: habis shift malam atau habis begadang yang memang bermanfaat). Namun ada sunnahnya, yaitu kalau bisa setelah subuh tahan sebentar sampai waktu suru’ (sekitar 40 menit) lalu tidur.

Orang zaman dulu safarnya malam hari (sesuai sunnah), karena ada hadistnya pada malam hari bumi seperti dilipat (perjalanan serasa lebih singkat). Ketika subuh mereka berhenti sholat subuh, tunggu suru’, baru kemudian tidur.

Tidur Siang adalah sunnah dan berpahala. Istilahnya qoilulah, sesuai hadist Nabi untuk melakukan qoilulah karena setan tidak pernah melakukannya.

Tidur siang dapat menguatkan bangun sholat malam. Menurut para ulama, qoilulah tidak harus tidur. Sekedar istirahat siang dan rebahan sudah termasuk qoilulah. Niatkan tidur dan istirahat siangnya untuk ibadah qoilulah tadi.

Keutamaan berilmu: ketika mengetahui itu sunnah dan melakukan karenanya, maka akan mendatangkan pahala ketimbang melakukan hanya karena adat. Berilmu membedakan ibadah dan adat.

Istirahat siang membuat jam kerja jadi efektif. Pikiran menjadi lebih segar, ide lebih mudah datang.

Tidur siang yang efektif adalah 30 – 90 menit. Jangan kebablasan. kalau kelamaan malah jadi lemas saat bangun.

Tidur Ba’da Ashar hukumnya mubah menurut para ulama.

Secara kesehatan tidak dianjurkan tidur ba’da ashar, karena menyebabkan pola tidurnya rusak. Orang itu jadi tidak bisa tidur ba’da isya.

Sunnah lain: tidur harus miring kanan, dll

MAKAN

Makan telah diajarkan dalam syariat.

Imam Nawawi: sunnah makan buah dulu baru makan makanan besar. Dalam Al Qur’an Allah selalu menyebutkan buah dulu baru daging. Ada juga hadist Rasulullah tentang makan buah dulu baru makanan besar.

Makan buah lebih baik ketika perut kosong. Kalau makan besar dulu baru makan buah maka vitamin dan mineral dari buah itu tidak akan terserap dengan baik karena saingan dengan makan besar tadi.

Kita dianjurkan untuk tidak makan berlebihan, karena makanan adalah sumber penyakit. Dalam ilmu kesehatan ada 3 sumber utama penyakit: makanan, infeksi, lingkungan.

Penyakit karena makanan: diabetes, hipertensi, asam urat, kolesterol, dkk

Daging kambing berkah menurut Rasulullah. Yang bikin berpenyakit adalah olahannya yang banyak garam. Secara kesehatan, daging kambing paling rendah kolesterolnya dibanding daging ayam dan sapi.

Allah berfirman untuk tidak berlebihan dalam makan dan minum. Perut adalah wadah paling buruk yang diisi setiap hari. Seharusnya makan adalah cukup beberapa suap untuk menegakkan tulangnya, terutama jika pekerjaannya bukan pekerjaan berat. Rumusnya 1/3 untuk makanan, 1/3 untuk minuman, 1/3 untuk nafasnya.

Kalau mau sehat, jagalah perintah dan larangan Allah, maka Allah akan menjaga kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *