Menanti

Kemarin buku Awe-Inspiring Us karya Mbak Dewi Nur Aisyah sudah datang ke rumah. Saat bapak pengantar paket datang, saya jujur nggak tahu itu buku yang mana saking banyaknya buku yang saya pesan online belakangan. Pun suami mengernyitkan dahi, “Kamu pesan buku apa lagi?” Lalu dia buka bungkusnya segera.

Kemudian saya teringat salah satu kalimat yang saya baca di sebuah medsos. Penyampainya adalah seorang ibu biasa namun dengan konten medsosnya yang luar biasa. Katanya kurang lebih seperti ini: kalau sebuah buku cuma teronggok di lemari tanpa sempat kamu baca, bisa jadi Allah tidak menakdirkan kamu untuk mendapat ilmu dari buku itu.

JLEB. Lalu saya teringat banyaknya buku yang masih rapi di lemari. Mungkin ini saatnya saya luangkan waktu lebih untuk membaca lagi. 😁

Continue reading “Menanti”