[Bengkel Diri] Melejitkan Potensi Diri

Melejitkan potensi diri

Life Mapping Strategy

By Ummu Balqis

Potensi diri adalah kekuatan yang terpendam yang kita miliki sebagai karunia dari Allah untuk dimanfaatkan dengan baik dan BELUM muncul.

Setiap kita adalah juara. Kelahiran kita merupakan bukti bahwa kita adalah juara sejak lahir.

Pada QS 95:4 dijelaskan bahwa sesungguhnya manusia telah diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Itu berarti bahwa manusia adalah makhluk terbaik ciptaan Allah.
Dan pada QS 17:70 juga dijelaskan bahwa sesungguhnya Allah telah muliakan anak-anak Adam dan dilebihkan dari makhluk lain dengan kelebihan yang sempurna.

Sebagai makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna, maka tidak ada alasan untuk kita menjadi rendah diri.

Potensi kita beragam. Namun tidak semua manusia potensinya keluar semua. Biasanya potensi akan lebih muncul jika kita merasa potensi tersebut kita butuhkan dalam hidup.
Misal: tinggal di lingkungan dekat pantai membuat orang lebih cepat belajar berenang, karena skill berenang jadi lebih urgent. Namun bukan berarti ia dipaksa meningkatkan potensi itu sampai stres. Ini adalah sebagai naluri untuk bertahan hidup.

Potensi akan mudah dibangkitkan jika kita tahu tujuan hidup kita.

Tujuan umum manusia di dunia: QS Ad Zariat: 56
“Aku tidak menciptakan manusia dan jin melainkan supaya mereka beribadah kepadaKu”

Selain tujuan umum tadi, ada tujuan khusus manusia, yaitu tujuan jangka pendek tanpa melupakan apa tujuan utama di dunia.

Pada HR Muslim dikatakan bahwa Allah menyukai hamba yang sukses (lebih kuat) secara apapun. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak jadi muslimah yang hebat. Karena jika kita kuat secara ekonomi dan kuat iman, akan dapat bermanfaat untuk ummat.
Maka dari itu bersungguh2lah dalam mendapatkan hal2 yang bermanfaat untuk dirimu. Tetap berusaha, minta ke Allah, tanpa mengorbankan tujuan umum manusia. Jangan cuma hidup mengikuti arus.

Life mapping artinya peta hidup. Yaitu teknik pemanfaatan seluruh otak kita melalui hasil perenungan2 penting yang mendalam lalu kita tuangkan dalam sebuah gambar.

Manfaat life mapping:
1. Sebagai modal dasar melangkah, agar terarah hidupnya.
2. Sebagai deadline. Contoh kisah Abu Hurairah, beliau menyadari ilmu agamanya sedikit di usia tua, sehingga menghabiskan sisa umurnya untuk membersamai Rasulullah.
3. Analisis kegagalan. Karena itu penting untuk menuliskan hal2 yang realistis.
4. Membantu untuk bersikap sesuai skala prioritas. Contoh ibunda Imam Syafii yang single parent membuat prioritas agar pendidikan anaknya sukses. Seluruh harta digunakan untuk mendidik Imam Syafii kecil.
5. Melejitkan potensi
6. Koreksi diri, kenapa kok udah plan gitu masih gagal?

Muslim yang baik adalah yang seluruh energinya dimanfaatkan dengan baik untuk melejitkan potensinya dan tidak menyia2kan hidupnya.

Untuk membuat life mapping:
1. Bikin milestone berdasar waktu
2. Tulis berdasar genre, misal keluarga, karir, agama, dll.
3. Skala prioritas
4. Catatan penting tentang potensi yang harus dikembangkan
5. Tulis langkah penting untuk melejitkan potensi

Dengan membuat life mapping ini kita jadi jelas hidup dan targetnya.

Life mapping dalam islam

QS Ar Rad 11 “Allah tidak mengubah keadaan kaum sampai kaum itu mengubah kondisinya sendiri.” Ini adalah himbauan dari Allah agar kita bergerak dan merencanakan hidupnya.
Dalam QS Al Qasas 77 juga dijelaskan tentang menjaga keseimbangan dunia akhirat.

Setelah membuat life mapping: action!

Tips:
1. Perbaiki ibadah, karena rutinitas ibadah berpengaruh terhadap duniawi kita. Dalam QS Al Baqarah: 153 dijelaskan bahwa kita harus menjadikan sabar dan sholat sebagai penolong kita. Sholat diperbaiki jadi lebih khusyuk. Cari tau arti bacaannya. Puasa ditambah, karena saat berpuasa bisa mendouble pahala kita saat beribadah.
2. Memperbaiki relasi dengan ortu. Doa ortu yang terjawab oleh Allah dapat membantu kita.
3. Bersahabat dengan orang sholeh yang sukses. Agar ketularan semangat.
4. Siap update ilmu. Jangan sampai tidak update sehingga tidak bisa mendidik anak nanti.
5. Sedekah. Mengingatkan ada orang2 di bawah kita. Jadi lebih bersyukur dan tidak sombong.

Catatan tambahan:

Cara evaluasi:
Misal ada target umroh Nov 2019.
PoA: nabung 2 juta per bulan sampai Nov.
Ternyata nggak jadi umroh karena uang nggak cukup -> evaluasi gimana nabungnya dulu?
Kita sendiri yang bermasalah atau memang qadarullah ada sesuatu yang membuat tidak jadi berangkat (misal, uang dipakai untuk hal lain yang lebih urgent)?
Kalau gagal jangan langsung reschedule, tapi instrospeksi dulu keseriusan kita. Kalau memang serius baru reschedule.

Life mapping sebagai guideline, bukan berarti mendahului kehendak Allah. Bedakan hasil dan usaha. Hasil milik Allah, usaha milik kita. Jika berhasil, itu karena Allah. Jika gagal kita evaluasi diri, bisa jadi Allah belum mengizinkan.

Jika life mapping berkaitan dengan keluarga, wajib izin suami. Bedakan ada yang perlu izin dan yang tidak. Yang perlu izin maka wajib izin dan minta ridho suami dulu.

Sumber: materi Bengkel Diri level 1 dari Ummu Balqis

[Bengkeldiri5_level1_thaif]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *